Minggu, 14 Desember 2014

badai rumah

tadi malam 14-12-14
adalah malam dimana tangisku pecah seketika
saat aku tak sanggup untuk melihat suatu hal yg merupakan sesuatu hal yg menjadi titik dimana suatu perpecahan terjadi
dimana untuk beribu kalianya orangtuaku mengalami pertengkaran yg dipicu oleh gelagat sang ayah yg tak lagi sewajarnya yg membuat sang ibu sungguh merasakan curiga teramat sangat
dimana keluarlah kata" yg tak sepatutnya untuk diucap dan hendak tak pulang dan tak perduli lagi tentang wanita" yg ada drmh menunggunya pulang
tanggisku sungguh pecah selayaknya gunung dan langit runtuh bersamaan
hanya sentuhan ibu di punggung yg menahan segala teriakanku tadi malam
aku tak ingin kejadian ini terulang
apalagi aku sudah dwsa skrg ini
sedih kecewa iya pasti kenapa
hingga sang ibu perlahan menceritakan suatu penghianatan sang ayah yg dulu pernah dilakukannya hingga membuat ibu kini curiga agar tak terjadi yg 3x
sungguh aku pun merasakan seberapa sakitnya ibuku
ayah yg selalu aku banggakan yg selalu aku cinta kini aku mulai sedikit kecewa padanya yg telah menyakiti ibuku
jika iya akan kmbli mnyakiti ibuku maka aku akan menantangnya kembali dengan nyawaku walaupun itu ayahku sendiri
hancur hati sudah sangat berkeping
dan ternyata semua lelaki itu sama
nice word from all man in the worl is bulshit

Tidak ada komentar: